DHARMASRAYA – Polres Dharmasraya terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Salah satunya melalui rencana pembentukan Program Ojek Kamtibmas Polres Dharmasraya, yang digagas Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P.
Program tersebut disampaikan saat kegiatan temu ramah bersama Sabuk Kamtibmas/Komunitas Ojek Pasar Pulau Punjung yang berlangsung di Pasar Baru Pulau Punjung, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban itu turut dihadiri Kasat Binmas AKP Iin Cendri, S.H., Kasat Intelkam AKP Saifudin, S.H., M.M., CHRS., Kasat Lantas Iptu Wahyuli Amra, S.H., beserta jajaran personel Polres Dharmasraya dan sekitar 40 pengurus serta anggota Komunitas Ojek Pasar Pulau Punjung.
Dalam sambutannya, AKBP Kartyana menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojek yang dinilai memiliki peran strategis sebagai bagian dari masyarakat yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga.
Menurutnya, keberadaan para pengemudi ojek dapat menjadi mitra Polri dalam menyampaikan informasi, mendeteksi potensi gangguan keamanan, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di Kabupaten Dharmasraya.
"Kami berharap komunitas ojek dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, memberikan informasi yang cepat apabila terdapat potensi gangguan kamtibmas, serta bersama-sama menciptakan rasa aman di tengah masyarakat," ujar Kapolres.
Selain mengajak para pengemudi ojek berperan aktif dalam menjaga keamanan, Kapolres juga mengingatkan pentingnya budaya tertib berlalu lintas. Ia mengimbau seluruh anggota komunitas untuk selalu menggunakan helm berstandar nasional, melengkapi surat-surat kendaraan, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas demi keselamatan pengemudi maupun penumpang.
Dalam sesi dialog, perwakilan Komunitas Ojek Pasar Pulau Punjung menyampaikan apresiasi atas perhatian Polres Dharmasraya terhadap keberadaan mereka. Komunitas juga mengusulkan adanya kartu identitas anggota dan rompi resmi agar masyarakat lebih mudah mengenali ojek yang tergabung dalam komunitas binaan Polres.
Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Dharmasraya menyatakan akan segera melakukan pendataan seluruh anggota komunitas sebagai langkah awal pembentukan Ojek Kamtibmas Polres Dharmasraya. Program ini nantinya akan dilengkapi dengan kartu anggota dan rompi resmi sebagai identitas sekaligus simbol kemitraan antara Polri dan masyarakat.
"Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Dharmasraya," kata AKBP Kartyana.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kapolres Dharmasraya juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada pengurus dan anggota komunitas ojek. Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog interaktif dan sesi foto bersama sebagai simbol semakin eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang humanis, memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, dan Presisi guna mewujudkan Kabupaten Dharmasraya yang aman, tertib, dan kondusif.
Editor : Ridwan
