Padang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang kembali menunjukkan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat dengan melakukan perbaikan ruas Jalan Gadut hingga Limau Manis, Kecamatan Pauh. Penanganan dilakukan menyusul adanya laporan masyarakat mengenai kerusakan jalan yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Melalui Bidang Bina Marga, perbaikan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan dengan metode patching atau penambalan aspal. Langkah tersebut merupakan upaya untuk mengembalikan fungsi jalan sekaligus meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan serta mewujudkan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selama proses pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang di lokasi.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Padang, Ihsanul Riski, menjelaskan bahwa kegiatan patching merupakan implementasi Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir melalui program Padang Rancak, yang menargetkan penanganan jalan berlubang demi menciptakan infrastruktur yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Perbaikan ruas Jalan Gadut hingga Limau Manis ini merupakan tindak lanjut atas laporan dan aspirasi masyarakat. Begitu menerima informasi adanya kerusakan jalan, kami langsung melakukan identifikasi di lapangan dan menyiapkan penanganan melalui metode patching agar kerusakan tidak semakin meluas," ujar Ihsanul Riski.
Menurutnya, metode patching merupakan solusi penanganan cepat yang bertujuan mengembalikan fungsi jalan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang.
"Program ini merupakan implementasi Progul Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota melalui Padang Rancak. Kami ingin memastikan jalan-jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Padang tetap dalam kondisi aman, nyaman, dan layak dilalui. Tidak ada jalan berlubang yang dibiarkan membahayakan masyarakat," katanya.
Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pemeliharaan jalan. Karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap berdasarkan tingkat kerusakan dan skala prioritas, dengan tetap memperhatikan mutu pekerjaan agar hasilnya dapat bertahan optimal.
Selain itu, Ihsanul mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan di wilayahnya. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan infrastruktur.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan laporan maupun aspirasi terkait kondisi jalan. Masukan tersebut menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pekerjaan berlangsung dan mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi perbaikan," tutupnya.
Sementara itu, sejumlah warga menyambut baik langkah cepat yang dilakukan Dinas PUPR Kota Padang. Mereka menilai perbaikan jalan tersebut telah lama dinantikan karena ruas Gadut–Limau Manis merupakan jalur dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.
Salah seorang warga, Jaya, mengaku mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Padang dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat.
"Alhamdulillah, jalan yang sebelumnya berlubang sekarang sudah mulai diperbaiki. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas PUPR Kota Padang karena telah merespons laporan masyarakat dengan cepat. Semoga pemeliharaan jalan seperti ini terus berlanjut sehingga pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman saat melintas," ujarnya.
Dengan adanya penanganan tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap kondisi infrastruktur jalan semakin baik, angka kecelakaan akibat kerusakan jalan dapat ditekan, serta target Program Padang Rancak dalam menghadirkan jalan yang aman, nyaman, dan berkualitas dapat terwujud secara bertahap di seluruh wilayah Kota Padang.
Penulis : Ridwan
