-->

Notification

×

Iklan

Crunchy 88 Fried Chicken dan Ayam Geprek

Iklan

```html ```
Bimantara News

Beranda

Tag Terpopuler

Lindungi Generasi Muda dari Narkotika, Polres 50 Kota Perkuat Sinergi dengan Disdikbud

Senin, Oktober 19, 2026 | 18.34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-19T11:34:35Z

 


LIMA PULUH KOTA, – Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Senin (19/10/2026).


Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB tersebut membahas penguatan sinergi antara kepolisian dan sektor pendidikan, khususnya dalam mengantisipasi penyalahgunaan serta peredaran narkotika di kalangan pelajar dan mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja di lingkungan sekolah.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Kasat Lantas, Kasi Propam, dan Kasi Humas Polres 50 Kota. Rombongan disambut Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Lima Puluh Kota Endri Mulyadi, S.T., Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Wandi Putra, S.Ag., serta Kepala Bidang Kebudayaan Sarnen Indra, S.Pd.


Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan edukasi hukum, penanaman kedisiplinan, peningkatan kesadaran terhadap bahaya narkotika, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.


Kapolres Tekankan Pentingnya Pencegahan Narkotika


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid menegaskan bahwa upaya melindungi generasi muda dari ancaman narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, tenaga pendidik, orang tua, pemerintah daerah, hingga masyarakat.


Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan secara terencana dan berkelanjutan melalui edukasi, pengawasan, serta pembentukan karakter agar pelajar mampu mengenali dan menolak pengaruh negatif di lingkungannya.


“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai masa depan anak-anak kita rusak akibat penyalahgunaan narkotika. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara Polri, Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dan orang tua untuk memberikan edukasi, melakukan pengawasan, serta membangun karakter pelajar agar mampu menolak pengaruh negatif di lingkungannya,” ujar Syaiful.


Ia juga menekankan pentingnya pemetaan potensi kerawanan di lingkungan pendidikan, peningkatan kewaspadaan terhadap indikasi peredaran narkotika, serta koordinasi dengan pihak berwenang apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di sekitar sekolah.


Edukasi dan Pendekatan Humanis di Lingkungan Sekolah


Selain langkah pencegahan dan penegakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan, edukasi dan pembinaan dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai risiko penyalahgunaan narkotika.


Melalui sosialisasi dan penyuluhan secara berkala, pelajar diharapkan memahami dampak narkotika terhadap kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial, dan masa depan mereka.


Peran guru dan orang tua juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan tersebut. Komunikasi yang terbuka serta perhatian terhadap perubahan perilaku anak diharapkan membantu mengidentifikasi persoalan sejak dini dan mendorong penanganan yang tepat.


Kapolres turut menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pembinaan pelajar. Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra dalam memberikan perlindungan, pendampingan, dan edukasi kepada generasi muda.


“Kami ingin membangun kedekatan dengan dunia pendidikan agar para pelajar merasa terlindungi dan berani menyampaikan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, termasuk dugaan peredaran narkotika. Pencegahan akan lebih efektif apabila kita bergerak bersama, saling memberikan informasi, dan mengambil langkah sejak dini. Mari kita jaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berprestasi, dan membanggakan,” tambahnya.


Perkuat Kolaborasi Polri dan Disdikbud


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Polres 50 Kota dan Disdikbud Kabupaten Lima Puluh Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.


Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat mendukung deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, meningkatkan pemahaman hukum di kalangan pelajar, serta memperkuat peran sekolah dan keluarga dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.


Melalui semangat Polisi Peduli Pendidikan, Polres 50 Kota mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik.


Polres 50 Kota juga menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah preventif, edukatif, dan humanis sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Polri Presisi.


Dengan dukungan pihak sekolah, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan demi melindungi generasi muda di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Editor : Rd1

×
Berita Terbaru Update