-->

Notification

×

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Iklan

Advertisement

Beranda

Tag Terpopuler

Polda Sumbar Bangun Kolaborasi Pengamanan Wisata, Dukung Pertumbuhan Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, Juli 24, 2026 | 14.50 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-24T07:50:43Z

 




PADANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus memperkuat upaya pengamanan destinasi wisata melalui kolaborasi lintas instansi. Langkah tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tata Kelola Pengamanan Kawasan Wisata Berbasis Kolaborasi Stakeholders bersama Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumatera Barat.


Penandatanganan MoU yang berlangsung di Mapolda Sumatera Barat pada Jumat (24/7/2026) itu dilakukan oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumbar, Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, dan Satpol PP Provinsi Sumatera Barat.


Kegiatan tersebut turut disaksikan Auditor Madya Tk. II Sispamobvitnas Baharkam Polri, Kombes Pol. Adrian Indra Nurinta, S.I.K., M.H., yang hadir memberikan pendampingan sekaligus memastikan implementasi kerja sama berjalan sesuai kebijakan pengamanan objek vital nasional.


Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pengamanan kawasan wisata melalui sinergi antarinstansi. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan wisata yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mendukung pembangunan sektor pariwisata serta pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Dalam keterangannya, Kombes Pol. Adrian Indra Nurinta menegaskan bahwa pengamanan kawasan wisata tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.


"Tujuan utama kegiatan ini adalah mengoptimalkan pelaksanaan pengamanan di kawasan wisata. Ada tiga hal yang harus kita ciptakan bersama, yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan," ujarnya.


Menurut Adrian, keselamatan merupakan prinsip utama yang harus menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan pengamanan.


"Keselamatan adalah hukum tertinggi. Dalam mencapai keselamatan harus dilakukan secara total. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Setelah itu barulah kita dapat menciptakan keamanan," jelasnya.


Ia menambahkan, apabila aspek keselamatan dan keamanan telah terpenuhi, maka masyarakat maupun wisatawan akan merasakan kenyamanan selama beraktivitas di kawasan wisata.


"Kesejahteraan bersama dapat terwujud apabila masyarakat dan wisatawan merasakan kenyamanan. Oleh karena itu, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan harus dibangun melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.


Melalui nota kesepahaman tersebut, Polda Sumbar bersama Dinas Pariwisata dan Satpol PP Provinsi Sumatera Barat berkomitmen memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pengamanan, serta mengoptimalkan pengawasan di berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat.


Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang lebih terintegrasi, sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan destinasi wisata, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pembangunan ekonomi daerah.


Dengan terbangunnya sinergi yang kuat antarinstansi, pengelolaan keamanan kawasan wisata di Sumatera Barat diharapkan semakin profesional, adaptif, dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya mewujudkan pariwisata yang berkualitas, aman, dan berdaya saing.

Editor : Red

×
Berita Terbaru Update