-->

Notification

×

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Iklan

Beranda

Tag Terpopuler

Perselisihan di Jalan Bandara Padang Berujung Damai, Teddy Fanani-Bili Saling Maafkan

Senin, Agustus 10, 2026 | 09.30 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-10T02:30:44Z

 


Padang - Perselisihan yang sempat terjadi di kawasan Jalan Bandara, Kota Padang, Sumatera Barat, antara Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano alias Bili berakhir damai. Kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.


Kesepakatan damai itu tercapai setelah keduanya dipertemukan dalam sebuah pertemuan di salah satu lokasi di Kota Padang, Minggu malam (9/8/2026).


Dalam pertemuan tersebut, Bili hadir bersama ibunya. Kedua pihak kemudian membicarakan persoalan yang sebelumnya terjadi secara terbuka dalam suasana kekeluargaan.


Komunikasi tersebut akhirnya mencairkan suasana. Teddy Fanani dan Bili sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan dan memilih saling memaafkan.


Momen perdamaian ditandai dengan jabat tangan dan pelukan antara keduanya.


Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.P., membenarkan adanya kesepakatan damai tersebut.


"Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai," ujar Susmelawati.


Menurut Susmelawati, perdamaian tersebut merupakan kesepakatan kedua pihak dan tidak dilakukan karena adanya paksaan dari pihak mana pun.


Kesepakatan tersebut, kata dia, juga telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama.


"Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan," jelasnya.


Ketua PWI Sumbar Turut Hadir

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies.


Widya turut mendampingi komunikasi antara kedua pihak hingga tercapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara damai.


Susmelawati berharap penyelesaian tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik.


"Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama sekaligus menjadi jalan untuk mempererat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan. Yang paling penting adalah kedua belah pihak sudah saling memaafkan," katanya.


Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, persoalan antara Teddy Fanani dan Bili diharapkan tidak lagi berlanjut dan kedua pihak dapat kembali menjalankan aktivitas masing-masing.(*)

×
Berita Terbaru Update